Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Badan Sehabis Persalinan

Travel Journal – Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Tubuh Setelah Persalinan. Jika mendengar kurma, yang terlintas di benak banyak orang ialah bulan Ramadhan. Maklum, kurma memang identik dikonsumsi pada bulan Ramadan. Kurma mengandung gula alami yang sanggup mengembalikan asupan energi sehabis berpuasa seharian. Inilah yang menciptakan kurma selalu hadir ketika makan sahur ataupun ketika berbuka puasa.

Hampir semua kurma yang dijual di aneka macam negara dikeringkan. Anda sanggup mengetahui apakah kurma dikeringkan menurut penampilannya. Kulit yang keriput mengindikasikan kurma kering, sedangkan kulit yang halus mengatakan kurma segar.

Kurma segar berukuran cukup kecil dan warnanya bervariasi dari merah jelas sampai kuning cerah. Kurma kenyal dengan rasanya yang manis. Kurma juga tinggi nutrisi penting dan mempunyai aneka macam manfaat.

Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Tubuh Setelah Persalinan Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Tubuh Setelah Persalinan Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Tubuh Setelah PersalinanManfaat Kurma Bagi Kesehatan Tubuh Setelah PersalinanKaya Nutrisi dan serat

Karena bertekstur kering, kandungan kalori kurma lebih tinggi daripada kebanyakan buah segar. Kandungan kalori kurma menyerupai dengan buah-buahan kering lainnya, menyerupai kismis dan buah ara.

Sebagian besar kalori dalam kurma berasal dari karbohidrat. Sisanya berasal dari jumlah protein yang sangat kecil. Terlepas dari kalori mereka, kurma mengandung serat, beberapa vitamin dan mineral penting. Kurma mengandung magnesium, tembaga, mangan, fosfor, kalium, besi, sulfur, kalsium dan minyak.

Baca Juga: Cicipi Kuliner Enak Murah dan Meriah

Mendapatkan serat yang cukup penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Dengan hampir 7 gram serat dalam 100 gram kurma, menciptakan buah ini cocok untuk memenuhi asupan serat Anda.

Serat sanggup bermanfaat bagi kesehatan pencernaan dengan mencegah sembelit. Serat membantu buang air besar secara teratur dengan berkontribusi pada pembentukan tinja.

Dalam satu studi, 21 orang yang mengkonsumsi 7 kurma per hari selama 21 hari mengalami peningkatan frekuensi buang air besar dan mempunyai peningkatan yang signifikan dalam pergerakan usus dibandingkan dengan ketika mereka tidak makan kurma.

Selain itu, serat dalam kurma juga bermanfaat untuk mengontrol gula darah. Serat memperlambat pencernaan dan sanggup membantu mencegah kenaikan kadar gula darah terlalu tinggi sehabis makan. Karena alasan ini, kurma mempunyai indeks glikemik rendah yang mengukur seberapa cepat gula darah Anda naik sehabis makan kuliner tertentu.

Mengandung Antioksidan

Manfaat kurma selanjutnya ialah kandungan antioksidannya yang lengkap. Kurma mempunyai aneka macam antioksidan dengan sejumlah manfaat kesehatan termasuk pengurangan risiko beberapa penyakit. Antioksidan melindungi sel-sel badan dari radikal bebas, yang merupakan molekul tidak stabil yang sanggup mengakibatkan mengakibatkan penyakit.

Meningkatkan Fungsi Otak

Manfaat kurma lainnya ialah meningkatkan fungsi otak. Studi laboratorium menemukan bahwa kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi, menyerupai interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi menyerupai Alzheimer.

Selain itu, penelitian pada binatang mengatakan bahwa kurma bermanfaat untuk mengurangi kegiatan protein beta amiloid, yang sanggup membentuk plak di otak.

Ketika plak menumpuk di otak, mereka sanggup mengganggu komunikasi antara sel-sel otak, yang pada jadinya sanggup mengakibatkan selesai hidup sel otak dan penyakit Alzheimer.

Satu penelitian pada binatang menemukan bahwa tikus yang diberi kuliner yang dicampur dengan kurma mempunyai daya ingat dan kemampuan mencar ilmu yang jauh lebih baik, serta sikap yang bekerjasama dengan kecemasan yang lebih sedikit, dibandingkan dengan mereka yang tidak memakannya.

Sifat-sifat yang meningkatkan fungsi otak dari kurma telah dikaitkan dengan kandungan antioksidan yang dikenal untuk mengurangi peradangan, termasuk flavonoid. Namun, penelitian pada insan diharapkan untuk memastikan kembali tugas kurma dalam kesehatan otak.

Membantu Persalinan Alami

Manfaat kurma juga sanggup dirasakan oleh ibu hamil. Kurma telah diteliti atas kemampuannya untuk membantu dan meringankan persalinan jangka panjang pada perempuan hamil.

Makan buah-buahan ini selama beberapa ahad terakhir kehamilan sanggup meningkatkan dilatasi serviks dan menurunkan kemungkinan akan persalinan yang diinduksi. Mereka juga sanggup membantu mengurangi waktu persalinan.

Dalam satu studi, 69 perempuan yang mengkonsumsi 6 kurma per hari selama 4 ahad sebelum waktu persalinan mereka 20% lebih mungkin untuk melahirkan secara alami dan persalinan dalam waktu yang jauh lebih sedikit daripada mereka yang tidak memakannya.

Studi lain dari 154 perempuan hamil menemukan bahwa mereka yang makan kurma jauh lebih kecil kemungkinannya untuk diinduksi dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Studi ketiga menemukan hasil yang sama pada 91 perempuan hamil yang mengkonsumsi 70-76 gram kurma setiap hari mulai ahad ke 37 kehamilan. Mereka berada dalam persalinan aktif dengan rata-rata 4 jam lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak makan kurma.

Peran kurma dalam kehamilan kemungkinan alasannya ialah senyawa yang mengikat reseptor oksitosin dan sepertinya menggandakan dampak oksitosin dalam tubuh. Oksitosin ialah hormon yang mengakibatkan kontraksi persalinan ketika melahirkan.

Selain itu, kurma mengandung tanin, yang merupakan senyawa yang telah terbukti membantu memfasilitasi kontraksi. Mereka juga merupakan sumber gula alami dan kalori yang baik, yang diharapkan untuk mempertahankan tingkat energi selama persalinan.